Wednesday, March 30, 2011

Menantikan Pidato Pak Beye atas Kekalahan Timnas

Sudahlah boy, tidak bagus terlalu banyak ngeyel. Kita memang kalah. Dan bukan karena laser. Dari awal, pemain kita memang tampak grogi. Terbukti, dua dari tiga gol Malaysia karena kesalahan pemain belakang kita. Sementara Malaysia tampil begitu impresif, sangat sedikit berbuat kesalahan.

Harus diakui, beban yang dipikul anak-anak muda kita terlalu berat. Diusianya yang masih belia, mereka harus menanggung ekspektasi besar masyarakat kita. Pemberitaan media, menempatkan piala AFF sebagai konsumsi satu-satunya pemirsa televisi.

Saya tidak ingin berkomentar terlalu banyak atas kekalahan kita, apalagi mencari-cari alasan atas kekalahan tersebut. Laser itu hanya satu variabel yang tidak signifikan pengaruhnya. Saya lebih tertarik menantikan pidato bapak Presiden , Aburizal Bakrie, serta elit politik lainnya atas kekalahan kita malam ini.

Sebelum kekalahan ini, senyum lebar pak Beye masih terjaga, entah bagaimana malam ini. Sebagai orang yang gemar pidato, tentu Pak Beye lagi mempertimbangkan pidato kekalahan timnas. Ketika beberapa hari lalu, timnas menjadi sorotan media, di undang ke sana ke mari oleh pejabat dan ormas, adakah sikap mereka berubah di saat para pahalawan kita kalah.

Bagi saya ini penting untuk menjaga spirit perjuangan kesebelas pemain kita. Jangan-jangan mereka dielu-elukan hanya pada saat mereka menang dan kita hujat pada saat mereka kalah. Saya lagi membayangkan nanti malam, didepan cabinet Indoensia bersatu dan para media, Pak Presiden akan tampil di depan publik memakai baju merah dengan slayer yang melingkari lehernya akan berpidato:

“Saudara-saudara sekalian,…
Malam ini kita kalah. Padahal, telah saya amanahkan kepada PSSI untuk memberi kemenangan bagi rakyat Indonesia yang haus gol. Atas kekalahan ini, mungkin nanti Pak Ketua PSSI yang akan memberikan solusinya, tidak baik bagi saya untuk mencampuri sesuatu yang bukan wewenang saya”.

Ah, itu hanya bayangan saya. Semoga kita berbesar hati menerima kekalahan ini. Masih ada atu kesempatan untuk membuktikan bahwa kita dalam sepakbola kita bukan termasuk negara dunia ketiga. Semoga!

Muhammad Iqbal
December 26, 2010 at 9:12pm · Like · Report
Alvin Yudistira Dua, Basri Hasan, Herculles Aries Fauji and 3 others like this.
Aida C'est <>Malaysia bermain dengan strategi bukan doa-doa, ceremonial masuk tv seheboh-hebohnya dengan di tambah menjadi ajang kepentingan politik baik pemimpin negara pun yang hendak akan menjadi alias lawan-lawannya sehingga terlihat eforia dimana...See More
December 26, 2010 at 9:14pm · Like · 2 people
Mattalatta Pawiseang Mudah-mudahan pasca pak Beye menghimbau NURDIN HALID dan melaksanakan amanahnya, pak Beye juga mau berbesar hati untuk mundur. Partai demokrat harus ikut bertanggung jawab, dia telah menjadi salah satu sponsor sih ! hehehehe
December 26, 2010 at 9:23pm · Unlike · 1 person
Basri Hasan Kok balik ke SBY? Sudah kalah ya sudah.
December 27, 2010 at 6:44am · Like

No comments:

Post a Comment