Thursday, March 31, 2011

BENARKAH DI MESIR SUDAH TERJADI REVOLUSI ?

BENARKAH DI MESIR SUDAH TERJADI REVOLUSI

sdikit share dari tulisan yg aku dapatkan dari tulisnnya DR. Alexander Tjaniago Bahwa sayangnya yg sebenarnya terjadi di Mesir ..
silahkan dianalisa dan dilihat apakah benar tulisan ini :

1. Di Mesir tidak ada Revolusi, bahwasanya ada perubahan
Personalia, yaitu General Mubarak diganti dengan Marshall
Tantawi, itu memang demikian, tapi itu bukan Revolusi.
Seluruh Legacy Pemerintahan General Mubarak dilanjutkan oleh
Marshall Tantawi; tidak ada perubahan Strukturil baik dibidang
Sosial-Ekonomi, maupun dibidang Politik, dan juga tidak ada
perubahan dalam Pemerintahan, yaitu Militer tetap dalam
kekuasaan Negara.

2.Aksi massa yang luas tidak dipelopori oleh suatu Organisasi/Partai
yang mengajukan Program Tuntutan Perubahan Basis Sosial-
Ekonomi Kekuasaan Negara yang akan membentuk Lapisan
atas/Pemerintahan, yang akan melaksanakan Perubahan-
Perubahan tsb., yang dikenal dengan nama Revolusi.

Para demonstran hanya menuntut Mubarak turun – lain tidak,
terjadi dan selesai, selanjutnya. berjalan kembali sebagaimana
adanya.

3.Sejumlah besar dari para Demonstran datang dari “floating mass”,
yaitu dari massa penganggur, lumpazipagabundus, kaum miskin
kota,etc., yang tidak terikat oleh suatu Organisasi/Partai
Perjuangan, yang mempunya Program dan tujuan Perjuangan.
“Floating mass” cukup diberi beberapa US Dollar untuk kehidupan
hari ini, mereka akan melakukan apa saja yang diinginkan
“Majikannya”,termasuk melakukan pembunuhan Manusia.

4.Hari Kamis, 10.02.2011, CIA-Chief-Leon Panetta dan Pentagon’s
Chief Robert Gates menyampaikan di US-Kongres, bahwa Mubarak
akan turun hari ini (Kamis, waktu USA), dan Jum’at,11.02.20011,
waktu Mesir, dan Mrshall Tantawi, 11.02.2011 melaporkan kejadian
tsb.pertelepon pada Robert Gates.
Itulah penggantian yang terjadi di Mesir- Mubarak sudah tidak
mewakili sepenuhnya kepentingan AS di Timur-Tengah dan dia
harus mundur.

Kasus Di Indonesia yang hampir sama terjadi dimana
para Demonstran datang dari “floating mass”,
cukup diberi beberapa USDollar untuk kehidupan
hari ini, mereka akan melakukan apa saja yang diinginkan
“Majikannya”,termasuk melakukan pembunuhan Manusia.

Yang seperti itu juga terlihat di R.I. periode 1965-1967; “Floating
massa”Islam, yang tadinya berasal dari Pemuda Masyumi, para
ex-DI & TII di recruit oleh ANSOR dan diberi Fasilitas Sosial-
ekonomi oleh para Jendral TNI AD, dan bersama-sama dengan
Pasukan TNI AD melakukan pembunuhan massal yang luarbisa
biadabnya.

KESBANGPOL, yang dibentuk oleh Jendral SBY, tugasnya,
diantaranya, yalah me-recruit dan mengendalikan”floating
mass” dan diperantukan satusama lain, yang menimbulkan

“konflik horizontal” dalam masyarakat dan tujuannya yalah:
a.”floating mass” akan dihadapkan melawan Parpol yang solid,
untuk tidak sampai ke Kuasaan Negara;
b.”Floating mass” membikin “Konflik Horizontal” dalam
Masyarakat dan penguasa bisa mengalihkan perhatian
Masyarakat dari Erosi Pemerintahannya:
c.”Foating mass” mengundang TNI AD turun kelapangan dan
atas nama “persatuan bangsa”TNI AD membabat semua yang
tersangkut dalam “Konflik horizontal” dan dengan demikian TNI
AD tetap menjadi Penguasa Negara.


From : DR. Alexander Tjaniago

#avg_ls_inline_popup{position: absolute;z-index: 9999;padding: 0px 0px;margin-left: 0px;margin-top: 0px;overflow: hidden;word-wrap: break-word;color: black;font-size: 10px;text-align: left;line-height: 130%;}

Nurul Candrasari Masykuri
February 15 at 11:42pm · Like · Report
Sony Assegaf, Palapa Saputro, Gatholoco Wong Sudra and 2 others like this.

No comments:

Post a Comment